Tentang Aplikasi

Insights

Dalam dunia komputer, aplikasi ditandai dengan akhiran “.exe”, singkatan dari “executable” (dapat dieksekusi/dilaksanakan). Demikian pula halnya dengan aplikasi-aplikasi yang kita ambil dari firman Tuhan, seharusnya juga “executable,” bukan angan-angan di awang-awang saja. Seberapa “executable”-kah aplikasi-aplikasi kita selama ini? Hal ini penting, karena aplikasi yang tidak bisa atau sulit dieksekusi hanya akan membuat frustasi. Buatlah aplikasi alias penerapan kita sepraktis dan sesederhana mungkin.

Selain itu, hati kita juga haruslah “executable,” alias punya kesungguhan untuk melakukan penerapan yang sudah dibuat. Di komputer, menjalankan aplikasi tak butuh banyak langkah, cukup “single click” atau “double click” saja. Segenap pemikiran dan pertimbangan sudah dikerahkan dalam proses pembuatan aplikasinya. Tak perlu habiskan banyak waktu dan pemikiran lagi untuk mengeksekusi aplikasi itu.

Tentu saja, aplikasi yang baru saja dalam tahap awal masih butuh banyak evaluasi. Dengan demikian, aplikasi itu bisa diperbaiki atau bahkan mungkin diputuskan untuk tidak diteruskan jika ada kesalahan. Di dunia komputer, pengembang aplikasi yang baru saja diluncurkan biasanya meminta masukan dari orang lain. Demikian juga sebaiknya dengan aplikasi kita. Kita tak boleh sungkan ataupun gengsi untuk meminta masukan dari orang-orang lain (teman, sahabat, keluarga, dll).

Terakhir namun penting untuk diingat, adalah tujuan dari aplikasi itu sendiri. Tiap aplikasi ditujukan untuk mempermudah, bukan mempersulit hidup kita. Dalam kehidupan sehari-hari, aplikasi yang kita buat seharusnya membantu kita untuk memiliki hidup yang lebih baik dan bermanfaat. Kita tak boleh terjebak pada legalisme dan mengutamakan pelaksanaan aplikasi itu, tanpa peduli efektivitasnya dalam hidup kita. Jika ternyata aplikasi itu malah mengurangi produktivitas ataupun kualitas hidup kita, jangan segan-segan memperbaiki atau menggantinya.

Bagaimana, teman-teman, sudah siap untuk membuat aplikasi? Selamat bertumbuh! 😉

Iklan