Cinta Itu Mahal Harganya

arti cinta, artikel, cinta, harga cinta, valentine

Cinta itu kata yang istimewa, sanggup menaklukkan semua hati yang dilandanya. Dia yang mencintai dapat mengorbankan dirinya, bahkan sampai mati. Dia yang sadar bahwa dicintai, hidupnya akan penuh warna (sebagian orang tidak sadar bahwa dicintai, dan itu sayang sekali).

Cinta itu ada di mana-mana, hanya saja tidak semua orang menyadari keberadaannya. Hanya dia yang mau membuka hatinya sajalah yang akan dapat menyadari keberadaan cinta. Dan, dia yang menyadari keberadaan cinta itu akan melihat keindahannya. Dan, mereka yang melihat keindahan cinta takkan menunda-nunda untuk mengalaminya sendiri.

Dan, hanya ada satu cara untuk mengalami keindahan cinta, yaitu membiarkannya mengalir ke dalam hati yang telah terbuka, memenuhi tiap rongga yang akan sekarat dan mati tanpanya. Maka hati yang tadinya mati akan hidup kembali. Ruang-ruang yang suram itu dalam sekejap akan menjadi berwarna-warni.

Hati yang terbuka itu akan mustahil menutup kembali, melainkan akan terus terbuka, meluapkan cinta itu ke segala sisi. Dan, setiap manusia yang terkena luapan cinta itu akan tergoda pula untuk membuka hatinya yang mungkin telah terkunci beberapa waktu lamanya. Demikianlah cinta itu, begitu dahsyat dan tak tertandingi!

Seseorang yang hatinya telah dipenuhi oleh cinta akan terlahir kembali sebagai manusia yang sesungguhnya. Hanya cinta yang bisa membuat kita menjadi manusia yang sesungguhnya. Dan bagi manusia yang sesungguhnya, yang hatinya meluapkan cinta saking penuhnya, tak ada lagi tempat untuk menaruhkan benci, dan lebih daripada itu, tak ada lagi alasan untuk tidak peduli.

 

Cinta

Cinta

Lawan Kata Cinta
Ya, kebencian dan ketidak pedulian, itulah lawan kata cinta. Cinta tidak pernah memposisikan sesamanya sebagai mangsa. Cinta juga tidak pernah membiarkan dia yang dilingkupinya untuk tinggal diam, melainkan bergerak aktif untuk menularkan cinta yang ada padanya, karena cinta tak pernah cukup untuk dinikmati sendiri.

Lawan kata cinta bukan hanya benci, tapi juga tidak peduli. Mungkin ada yang akan berkata peduli namun merasa tidak berdaya, tapi itu bukan cinta. Itu hanya alasan yang dibuat-buat untuk menjaga jarak terhadap sesamanya. Padahal, cinta itu selalu memberikan kekuatan, dan cinta itu meniadakan jarak. Yang jauh maupun yang dekat, semuanya dapat dipersatukan jika ada cinta.

Di mana ada cinta, di situ tidak mungkin ada juga kebencian. Di mana ada cinta, di situ tidak mungkin ada juga ketidak pedulian. Cinta juga akan menihilkan batas-batas ras, suku, agama, kasta, ekonomi, pendidikan, idealisme, dan lain sebagainya. Cinta akan meluruhkan semuanya dalam sekejap mata.

Tetapi bagaimanapun juga, cinta itu mahal harganya: hati kita. Dengan membuka hati untuk cinta, kita mengambil resiko untuk dilukai, bahkan dibinasakan. Cinta itu dapat menggerus habis semua yang kita miliki. Tapi itulah cinta, lebih dari cukup bagi dunia. Lagipula, untuk apakah seseorang memiliki seluruh dunia, jika ia tak memiliki cinta?